
Bandung – Gree Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) dalam pendirian Gree Training Center atau pusat pelatihan khusus di bidang refrigerasi dan tata udara. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang sudah dilakukan terlebih dahulu di event Trade Expo Indonesia yang berlangsung pada tanggal 11 Oktober 2024 di ICE BSD, Jakarta. Kerjasama ini terjadi karena seiring berkembangnya pembangunan infrastruktur, perumahan, dan kebutuhan sistem pendingin di sektor industri maupun komersial, permintaan tenaga kerja ahli di bidang HVACR yang semakin meningkat. Namun, hingga kini ketersediaan SDM yang benar-benar menguasai teknologi pendingin modern masih terbatas. Melihat kondisi tersebut, Gree Indonesia berinisiatif menggandeng POLBAN sebagai salah satu kampus vokasi unggulan di Indonesia untuk menghadirkan pusat pelatihan yang mengedepankan keterampilan berbasis praktik. Pusat pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi pendingin dan tata udara, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga ahli tata udara di Indonesia. “Kerja sama ini merupakan wujud komitmen Gree dalam mendukung pendidikan dan menyiapkan tenaga terampil yang sesuai dengan standar industri tata udara saat ini,” ujar Will Wen selaku Vice President of Gree Indonesia. Melalui pusat pelatihan ini, mahasiswa POLBAN dan peserta lain akan mendapatkan akses terhadap peralatan pendingin terbaru, modul pelatihan berbasis industri, serta bimbingan dari instruktur yang berpengalaman dari GREE Indonesia. Dengan demikian, lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang siap diterapkan di dunia kerja. Direktur POLBAN menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari sinergi antara industri dan akademisi. “Kolaborasi dengan Gree akan membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa untuk mengenal teknologi pendingin terkini, sekaligus menyiapkan mereka menjadi tenaga kerja kompeten di sektor refrigerasi dan tata udara,” ungkapannya. Ke depan, pusat pelatihan ini diharapkan tidak hanya melayani mahasiswa POLBAN, tetapi juga terbuka bagi peserta dari luar yang ingin meningkatkan keahlian di bidang refrigerasi dan tata udara.
Dengan berdirinya pusat pelatihan refrigerasi dan tata udara ini, Gree Indonesia menegaskan posisinya bukan hanya sebagai produsen perangkat pendingin, tetapi juga mitra strategis dalam pengembangan SDM nasional dan juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility) dari Gree Indonesia. Sementara bagi POLBAN, kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi sebagai institusi vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. “Kami berharap Gree Training Center ini bisa menjadi role model kolaborasi industri dan akademisi di Indonesia. Dengan adanya fasilitas ini, mahasiswa dan tenaga kerja akan lebih siap menghadapi tantangan global di bidang pendingin udara,” tutup Will Wen, Vice President of Gree Indonesia. Dengan sinergi ini, Gree Indonesia dan POLBAN optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak tenaga ahli berkualitas, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Lebih jauh, kerja sama Gree Indonesia dan POLBAN sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui kolaborasi antara kampus dan industri. Sinergi ini diyakini mampu mencetak tenaga kerja yang lebih siap pakai, mengurangi kesenjangan kompetensi, dan memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.